Catatan pertemuan Timnas Indonesia–Singapore: 25-11-2016–25-09-2026
Arsip & Referensi · Periksa tanggal laga dan sumber pada isi artikel.
Ringkasan arsip data. Sampel pertemuan Timnas Indonesia melawan Singapore. Sampel berisi 6 pertandingan selesai, dari 25-11-2016 sampai 25-09-2026. Pertandingan di luar daftar tidak dimasukkan ke perhitungan.
Ringkasan sampel
Total gol pada skor pertandingan: 16, rata-rata 2.67 per laga. Sebanyak 2 laga memiliki skor imbang sebelum hasil adu penalti dipertimbangkan. Gol adu penalti tidak dijumlahkan sebagai gol permainan.
Untuk Timnas Indonesia, skor permainan menunjukkan 3 menang, 2 seri, dan 1 kalah; gol 10 memasukkan dan 6 kebobolan. Label lokasi pada sumber: 2 kandang dan 4 tandang. Hasil adu penalti tetap dicatat terpisah pada detail laga.
Daftar pertandingan yang dihitung
| Tanggal WIB | Laga | Kompetisi | Hasil | Status |
|---|---|---|---|---|
| 25-09-2026 | Indonesia vs Singapore | FIFA Asean Cup 2026 | 2–0 | FT |
| 07-08-2026 | Singapore vs Indonesia | ASEAN Championship 2025 | 1–1 | FT |
| 25-12-2021 | Indonesia vs Singapore | AFF Championship 2020 | 4–2 | AET |
| 22-12-2021 | Singapore vs Indonesia | AFF Championship 2020 | 1–1 | FT |
| 09-11-2018 | Singapore vs Indonesia | AFF Championship 2018 | 1–0 | FT |
| 25-11-2016 | Singapore vs Indonesia | AFF Championship 2016 | 1–2 | FT |
Batas pembacaan
Cakupan kompetisi: FIFA Asean Cup 2026 (1 laga); ASEAN Championship 2025 (1 laga); AFF Championship 2020 (2 laga); AFF Championship 2018 (1 laga); AFF Championship 2016 (1 laga). Ringkasan ini bukan tabel klasemen resmi, tidak memberi poin liga, dan tidak mengukur kualitas lawan. Perbandingan skor lintas kompetisi harus memperhatikan format serta tahap pertandingan. Keunggulan penguasaan bola atau jumlah peluang tidak dapat ditentukan dari hasil akhir.
Sumber dan cakupan
Catatan arsip berbasis data API-Football / API-Sports; disusun 18-10-2026. ID pertandingan: 1641703, 1548100, 818691, 818690, 255522, 255556. Tautan laga membuka salinan data yang dipakai. Ketersediaan arsip tidak membuktikan seluruh pertandingan historis tercakup. Koreksi penyedia dapat mengubah hasil. Susunan pemain, kejadian dan statistik teknis yang tidak diberikan sumber tidak disimpulkan dari skor.